#tipsdantriks
Mie Lethek vs mie shirataki
Melengkapi tulisan mbak Nina Susilowati tentang Mie shirataki, maka saya akan menambahkan cerita tentang Mie Lethek sebagai salah satu alternatif makanan lokal yang hampir tidak mengandung karbo.
Kebetulan beberapa waktu lalu, saya dan teman teman memasak mie lethek dan mie shirataki secara bersamaan untuk dibandingkan rasanya.
Kedua mie tersebut berbahan dasar Umbi lokal. Mie lethek menggunakan singkong, mie shirataki menggunakan porang/iles-iles. Kemaren kami menggunakan Mie shirataki kering.
Persamaan masing masing adalah :
- gluten free
- rendah gula dan karbo, namun shirataki lebih rendah dibanding mie lethek.
- mengenyangkan
- nyaris gak ada rasa
- bagus untuk diet ( jika pelengkapnya adalah sayuran dan protein hewani secukupnya yaa... Kalo tambah ati ampela seabreg abreg, percuma dah..)
Perbedaannya
Mie Lethek mudah menyerap bumbu, gak boleh kena panas terlalu lama, mudah patah dan sesuai namanya, warnanya lethek alias tidak bersih.
Sedangkan mie shirataki nyaris gak nyerap bumbu sama sekali, sangat tahan panas, sangat liat namun warnanya bersih.
Mana yang lebih enak?
Tergantung selera kita.
Saat kami masak bareng itu, kami menggunakan bumbu yang sama; nah yang habis duluan adalah mie lethek. Mungkin karena lebih mudah dikunyah.
So?
Bahan pangan lokal kita sangat kaya dan beragam. Mari terus kita berdayakan.
0 Comments